Langsung ke konten utama

Macam - macam Interface Mesin ATM

Interface Mesin ATM 
Assalammualaikum, Untuk kali ini saya akan melakukan penilaian tentang beberapa mesin atm.

Apa sih Mesin ATM itu ?

ATM (bahasa Indonesia: Anjungan Tunai Mandiri atau dalam bahasa Inggris: Automated Teller Machine atau Automatic Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia. 

1. Mesin Atm Bank BCA 

Saya akan menjelaskan bagaimana interface mesin atm bank BCA, dan berikut dengan gambar tampilannya :




1
2








3
4















Tampilan pertama “Silahkan masukan PIN anda” Nomor PIN terdiri atas 6digit, Setelah nomor PIN sudah di masukan proses siaga langsung ke menuberikutnya. Tampilan kedua Selanjutnya masuk ke menu utama. Tertera 8 menupilihan yaitu 100.000, 200.000, 300.000, 500.000, 1.000.000, 1.250.000, Daftare-Banking/autodebet dan Transaksi lainya. Tampilan ketiga Jika pada menusebelumnya memilih menu Transaksi lainnya maka akan muncul 8 menu pilihanyaitu Informasi Saldo, Penarikan tunai, Transfer, Voucher isi ulang, Pembayaran,Ganti PIN, Informasi kurs dan Pembelian.
2. Mesin ATM MANDIRI
Untuk transaksi tarik tunai dan cek saldo, mandiri debit dapat digunakan di jutaan ATM berlogo PLUS/Visa/Visa Electron baik di Indonesia maupun di luar negeri dan di ATM berlogo ATM BERSAMA serta ATM berlogo LINK, termasuk di mandiri ATM di seluruh Indonesia.
Berikut tampilan mesin atm Mandiri :
Gambar terkait
1



Gambar terkait
2
Gambar terkait
3


Interface yang pertama kali ditampilkan pada mesin ATM ini adalah intruksi pada user untuk memasukkan kartu ATM pada slot yang tersedia pada console mesin ATM. Setelah kartu dimasukkan interface berikutnya yang muncul adalah perintah untuk memasukkan sebuah kombinasi angka yang disebut nomor PIN. Setelah PIN diterima aplikasi langsung membawa user ke menu utama tanpa ada peringatan apapun lagi, hal ini dapat menghemat waktu dan cukup nyaman. Selain itu pada mesin ini user hanya perlu memasukkan PIN satu kali untuk melakukan semua bentuk layanan maupun transaksi yang tersedia, hal ini cukup effisien namun menurunkan tingkat keamanan. Seperti mesin ATM pada umumnya, pada UI mesin ATM ini ditampilkan berbagai banyak pilihan layanan bagi pengguna ATM dimana setiap layanannya dapat diakses dengan menekkan tombol pada console yang menunjuk apa yang dibutuhkan user. Metode ini cukup mudah dipahami dan sudah cukup umum pada sebuah mesin ATM, jadi kebanyakan masyarakat sudah bisa mengoprasikannya.





  •  Kesimpulan 
 Untuk Kedua Mesin ATM ini tidak Jauh berbeda dalam interfacenya, hanya fitur - fiturnya saja yang membedakannya


Sumber :
https://www.scribd.com/document/20260100/Analisi-Interface-ATM 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penipuan Dan Keamanan Komputer

Penipuan Dan Keamanan Komputer . Penipuan adalah sesuatu atau segala sesuatu yang digunakan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan secara tidak adil terhadap orang lain. Tindakan curang meliputi kebohongan, penyembunyian kebenaran, muslihat dan kelicikan, dan tindakan tersebut sering mencakup pelanggaran kepercayaan. Proses Penipuan Pencurian sesuatu yang berharga, seperti uang tunai, persediaan, peralatan atau data. Konversi aset yang dicuri ke dalam uang tunai. Contohnya, persediaan yang dicuri dan peralatan yang dijual atau dikonversi menjadi uang tunai. Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian. Lapping Lapping adalah suatu ketidakberesan yang dilakukan dengan sengaja untuk menyalah gunakan penerimaan kas untuk sementara waktu atau secara permanen.  Lapping dapat dilakukan kalau seseorang memiliki wewenang menerima kas dan menyelenggarakan buku piutang.  Auditor harus menilai kemungkinan terjadinya lapping dengan memperoleh pemahaman tentang pemis...

Sejarah Wireless

A.    Sejarah Wireless Sejarah Jaringan Komputer Wireless  di mulai ketika IBM pada akhir 1970-an mempresentasikan hasil percobaannya dalam merancang WLAN dengan teknologi infrared (IR), perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan radio frequency (RF). Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yakni 1 Mbps maka produksinya tidak dipasarkan. Federal Communication Commision (FCC) pada tahun 1985, menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz dengan sifat tanpa terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahap sesungguhnya. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps. Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar W...